• STMIK Primakara

Festival TIK 2021 Resmi Di Gelar


Kegiatan akbar tahunan “Festival TIK 2021” resmi di gelar di pulau Dewata, Bali. Kegiatan yang mengambil tema “Bali Kembali” ini digelar pada 30 – 31 Agustus 2021. Festival TIK 2021 dihadiri dan dibuka secara virtual oleh Gubernur Provinsi Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. kemudian juga dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Teknologi, Kementerian Komunikasi dan Informatika Boni Fasius Pudjianto, Ketua sekaligus Founder STMIK Primakara I Made Artana, S.Kom., M.M., Ketua IGI Bali Dra. Luh Made Srib Yuniati, M.Pd., Founder PT Bonet Utama Michael S Sunggiardi, Ketua Umum Relawan TIK Indonesia Fajar Eri Dianto, dan Ketua Relawan TIK Bali sekaligus Wakil Ketua III STMIK Primakara I Gede Putu Krisna Juliharta, S.T., M.T.


Festival TIK tahun ini diharapkan mampu membangkitkan kembali Bali sebagai icon wisata utama Indonesia, seperti pada sambutan Gubernur Provinsi Bali, Festival TIK ini mampu memberikan kontribusi nyata pada pemulihan Pariwisata Bali, karena seperti yang kita ketahui Bali merupakan provinsi yang sangat terpukul dari dampak Pandemi. Wayan Koster menambahkan “Dalam situasi ini, saya percaya bahwa transformasi digital khususnya pengembangan ekonomi digital dapat menjadi alternatif solusi untuk mendukung usaha-usaha pemulihan khususnya dalam bidang ekonomi”, tuturnya.

Festik 2021 di isi dengan berbagai kegiatan, peluncuran program serta edukasi literasi digital secara daring maupun luring dengan agenda utama memperkuat kompetensi anggota Relawan TIK Indonesia serta mempertebal kebanggaan sebagai anggota Relawan TIK agar lebih siap dalam menghadapai Transformasi dan Reformasi teknologi masyarakat Indonesia.

Dengan menggandeng Kampus STMIK Primakara, Festival TIK 2021 juga di isi dengan roadshow webinar pemberdayaan literasi digital oleh Relawan TIK & Pandu digital secara serentak di 50 Sekolah dengan menyasar 10.000 lebih siswa di seluruh Bali.

Kegiatan lainnya adalah workshop pemberdayaan pandu digital (digital marketing, digital parenting, dan digital tourism) yang juga dilaksanakan secara serentak di 11 Desa/Kelurahan di seluruh Bali dengan menggandeng 30 narasumber pandu digital.


Dua agenda lainnya juga tak kalah hebatnya, seperti Indonesian – Korean ICT Volunteer, Kerjasama Relawan antar negara yang dikemas dalam pelatihan secara daring dengan tema Smart Farm Using

13 views